Sabtu, 26 Januari 2013

KONSEP HAK, KEWAJIBAN DAN HAM DALAM UUD 1945.



KONSEP HAK, KEWAJIBAN DAN HAM
DALAM UUD 1945.
DiSusun untuk memenuhi tugas mata kuliah konsep dasar PKN.



 






                                                                                                                                           



Di Susun Oleh :
1)      Orkama Dwi Septiandri ( 1401412232)
2)      Siti Amanati (1401412241)
3)      Sekar Prawesti Winahyusiwi (1401412536)
Rombel 1 C




JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2012
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena Atas berkat dan rahmat-Nya kami dapat menyelasaiakan penulisan makalah dengan judul “ Konsep Hak, Kewajiban dan HAM dalam UUD 1945” dengan tepat waktu. Dalam makalah ini akan membahas hak dan kewajiban warga negara indonesia serta Hak Asazi Manusia.
Terimakasih kepada Bapak Junaedi selaku pengampu mata kuliah konsep PKN. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih belum sempurna, sehinngga kami menerima kritik dan saran yang membangun untuk memperbaiki penulisan berikutnya.





Tegal, Oktober 2012



Penyusun











i

DAFTAR ISI
Kata pengantar                                 ............................................................................................................ i
Daftar isi                              ............................................................................................................ ii
BAB I PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang         .................................................................................................. 1
B.      Rumusan Masalah   .................................................................................................. 1
C.      Tujuan Penulisan    ................................................................................................... 1

BAB II PEMBAHASAN
A.      Pengertian dan contoh Hak di Indonesia       ........................................................... 2
B.      Kewajiban warga Negara Indonesia ......................................................................... 3
C.      Hak asasi manusia (HAM) di Indonesia .................................................................... 4

BAB III PENUTUP
A.      Kesimpulan                  ............................................................................................................. 6
B.      Saran             ............................................................................................................... 6

DAFTAR PUSTAKA           ............................................................................................................... 7




















ii

BAB 1
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Sebagaimana calon guru sekolah  dasar yang akan mendidik dan membelajarkan pendidikan kewarganegaraan diharapkan memahami konsep materi PKN, salah satu judul yang perlu dipahami yaitu hak, kewajiban dan HAM di Indonesia.
Setiap orang perlu memahami hak dan kewajibannya, dengan mengetahui haknya orang akan memperoleh suatu hal sesuai haknya dan akan bertanggung jawab terhadap kawajibannya.
Dengan mengtahui HAM diharapkan manusia akan dapat menghargai manusia lain, seseorang tidak akan berbuat semena-mena kepada orang lain. Setelah itu seseorang juga akan dapat berperan baik jika mengetahui HAM.
B.   Rumusan Masalah
1.      Apakah  yang dimaksud dengan HAM
2.      Bgaimana konsep Hak, Kewajiban dan HAM di Indonesia
C.   Tujuan Penulisan
1.      Dapat memahami perbedaan hak dan kewajiban sebagian Warga Negara Indonesia
2.      Dapat memahami konsep HAM di Indonesia










1.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian dan contoh Hak di Indonesia
Hak memiliki pengertian tentang sesuatu hal yang benar, milik, kepunyaan, kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu (karena telah ditentukan oleh undang-undang, aturan, dsb), kekuasaan yang benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu, derajat atau martabat. Ada beberapa hak di masyarakat Indonesia, diantaranya sebagai berikut :
a.       Hak Legal dan Hak Moral
Hak legal adalah hak yang didasarkan atas hukum dalam salah satu bentuk. Hak legal ini lebih banyak berbicara tentang hukum atau sosial. Contoh kasus,mengeluarkan peraturan bahwa veteran perang memperoleh tunjangan setiap bulan, maka setiap veteran yang telah memenuhi syarat yang ditentukan berhak untuk mendapat tunjangan tersebut.
Hak moral adalah didasarkan atas prinsip atau peraturan etis saja. Hak moral lebih bersifat soliderisasi atau individu. Contoh kasus, jika seorang majikan memberikan gaji yang rendah kepada wanita yang bekerja di perusahaannya padahal prestasi kerjanya sama dengan pria yang bekeja di perusahaannya. Dengan demikian majikan ini melaksanakan hak legal yang dimilikinya tapi dengan melanggar hak moral para wanita yang bekerja di perusahaannya. Dari contoh ini jelas sudah bahwa hak legal tidak sama dengan hak moral.
T.L. Beauchamp berpendapat bahwa memang ada hak yang bersifat legal maupun moral hak ini disebut hak-hak konvensional. Contoh jika saya menjadi anggota klub futsal Indonesia, maka saya memperoleh beberapa hak. Pada umumnya hak–hak ini muncul karena manusia tunduk pada aturan-aturan dan konvensi-konvensi yang disepakati bersama. Hak konvensional berbeda dengan hak moral karena hak tersebut tergantung pada aturan yang telah disepakati bersama anggota yang lainnya. Dan hak ini berbeda dengan hak Legal karena tidak tercantum dalam sistem hukum.
b.      Hak Khusus dan Hak Umum
Hak khusus timbul dalam suatu relasi khusus antara beberapa manusia atau karena fungsi khusus yang dimilki orang satu terhadap orang lain. Contoh: jika kita meminjam Rp. 10.000 dari orang lain dengan janji akan saya akan kembalikan dalam dua hari, maka orang lain mendapat hak yang dimiliki orang lain.
Hak Umum dimiliki manusia bukan karena hubungan atau fungsi tertentu, melainkan semata-mata karena ia manusia. Hak ini dimilki oleh semua manusia tanpa kecuali. Di dalam Negara kita Indonesia ini disebut dengan “ hak asasi manusia”.
2.
c.       Hak Individual dan Hak Sosial
Hak individual disini menyangkut pertama-tama adalah hak yang dimiliki individu-individu terhadap Negara. Negara tidak boleh menghindari atau mengganggu individu dalam mewujudkan hak-hak yang ia milki. Contoh: hak beragama, hak mengikuti hati nurani, hak mengemukakan pendapat, perlu kita ingat hak-hak individual ini semuanya termasuk yang tadi telah kita bahas hak-hak negative.
Hak Sosial disini bukan hanya hak kepentingan terhadap Negara saja, akan tetapi sebagai anggota masyarakat bersama dengan anggota-anggota lain. Inilah yang disebut dengan hak sosial. Contoh: hak atas pekerjaan, hak atas pendidikan, hak ata pelayanan kesehatan. Hak-hak ini bersifat positif.
Contoh Hak Warga Negara Indonesia:
1.      Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum.
2.      Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.
3.      Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam      pemerintahan.
4.      Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai.
5.      Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran.
6.      Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau NKRI dari serangan musuh.
7.      Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku.
2.2 Kewajiban Warga Negara Indonesia
Kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan, keharusan (sesuatu hal yang harus dilaksanakan). Ketika lahir, manusia secara hakiki telah mempunyai hak dan kewajiban. Tiap manusia mempunyai hak dan kewajiban  yang berbeda, tergantung pada hal-hal tertentu misalnya, jabatan atau kedudukan dalam masyarakat. K. Bertens dalam bukunya yang berjudul Etika memaparkan bahwa dalam pemikiran Romawi Kuno, kata ius-iurus (Latin: hak) hanya menunjukkan hukum dalam arti objektif. Artinya adalah hak dilihat sebagai keseluruhan undang-undang, aturan-aturan dan lembaga-lembaga yang mengatur kehidupan masyarakat demi kepentingan umum (hukum dalam arti Law, bukan right).
Kewajiban dibagi atas dua macam, yaitu kewajiban sempurna yang selalu berkaitan dengan hak orang lain dan kewajiban tidak sempurna yang tidak terkait dengan hak orang lain. Kewajiban sempurna mempunyai dasar keadilan, sedangkan kewajiban tidak sempurna berdasarkan moral.

3.
Contoh  Kewajiban Warga Negara Indonesia:
1.      Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh
2.      Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda)
3.      Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya
4.      Setiap warga negara berkewajiban taat, tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara indonesia
5.      Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik

2.3 Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia

HAM / Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun. Sebagai warga negara yang baik kita mesti menjunjung tinggi nilai hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya.
Deklarasi Universal HAM yang dicetuskan pada tanggal 10 Desember 1948 telah merumuskan pengertian HAM, yaitu merupakan pemgakuan atas martabat dan harkat manusia yang menyatu dalam diri manusia yang meliputi kebebasan, keadilan dan perdamaian dunia.
Undang-Undang Republik Indonesia nomor 39 tahun 1999 tentang HAM, khususnya dalam pasal 1 ayat 1 menyatakan HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugrah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah dan setiap orang demi kehormatan dan perlindungan harkat dan martabat manusia.
Melanggar HAM seseorang bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Hak asasi manusia memiliki wadah organisasi yang mengurus permasalahan seputar hak asasi manusia yaitu Komnas HAM. Kasus pelanggaran ham di Indonesia memang masih banyak yang belum terselesaikan / tuntas sehingga diharapkan perkembangan dunia ham di Indonesia dapat terwujud ke arah yang lebih baik. Salah satu tokoh ham di Indonesia adalah Munir yang tewas dibunuh di atas pesawat udara saat menuju Belanda dari Indonesia.



4.
Pembagian Bidang, Jenis dan Macam Hak Asasi Manusia Dunia :
1.      Hak asasi pribadi / personal Right
- Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian dan berpindah-pndah tempat
- Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat
- Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan
- Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing
2.      Hak asasi politik / Political Right
- Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan
- hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan
- Hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya
- Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi
3.       Hak azasi hukum / Legal Equality Right
- Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan
- Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil / pns
- Hak mendapat layanan dan perlindungan hukum
4.      Hak azasi Ekonomi / Property Rigths
- Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli
- Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak
- Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa, hutang-piutang, dll
- Hak kebebasan untuk memiliki susuatu
- Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak
5.      Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights
- Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan
- Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan dan penyelidikan di mata hukum.
6.      Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right
- Hak menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan
- Hak mendapatkan pengajaran
- Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat







5.
BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN :
Ø  Hak memiliki pengertian tentang sesuatu hal yang benar, milik, kepunyaan, kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu (karena telah ditentukan oleh undang-undang, aturan, dsb), kekuasaan yang benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu, derajat atau martabat.
Ø  Macam hak antara lain: Hak Legal dan Hak Moral, Hak Khusus dan Hak Umum, Hak Individual dan Sosial
Ø  Kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan, keharusan (sesuatu hal yang harus dilaksanakan). Ketika lahir, manusia secara hakiki telah mempunyai hak dan kewajiban.
Ø  HAM / Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun.

SARAN :
Ø  Sebagai warga negara yang baik harus bertindak sesuai hak dan kewajiban. Serta harus menghormati HAM orang lain.











6.

DAFTAR PUSTAKA

Udin S. Winataputra.2009.Pembelajaran PKN di SD.Jakarta: Universitas Terbuka.





















7.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar